Rabu, 23 Oktober 2019

Contoh membuat grafik dari Microsoft Excel

 Pertama membuat data seperti contoh dibawah ini :


Kemudian membuat data tersebut menjadi grafik batang seperti ini contohnya :


Dan membuat data tersebut menjadi grafik garis seperti ini contohnya :


Begitu lah contoh hasil grafik batang dan grafik garis .


Jumat, 06 September 2019

Percobaan Gerbang Logika

 GERBANG LOGIKA OR DAN AND 


Gerbang logika OR

1. Gerbang OR dengan 2 masukan (input)

    Keterangan : Merah bernilai : 0
                         Hijau bernilai : 1
                         Led hitam : tidak menyala 
                         Led kuning : menyala 

Contoh :



Kesimpulan : jika kedua inputnya bernilai 0 maka outputnya tidak menyala atau tetap bernilai 0

Contoh :
Kesimpulannya : jika salah satu inputnya bernilai 1 maka outputnya menyala atau bernilai 1

Contoh :


Kesimpulannya : jika kedua inputnya bernilai 1 maka outputnya menyala atau bernilai 1


2. Gerbang OR dengan 3 masukan (input)
    
    Keterangan : Merah bernilai : 0
                         Hijau bernilai : 1
                         Led Hitam : tidak menyala
                         Led Kuning : menyala 

contoh :

Kesimpulannya : jika ketiga inputnya bernilai 0 maka outputnya tidak menyala atau bernilai 0

contoh :
Kesimpulannya : jika salah satu dari ketiga inputnya bernilai 1 maka outputnya menyala atau bernilai 1 

contoh :
Kesimpulannya : jika inputnya bernilai 1 maka outputnya menyala atau bernilai 1


3. Gerbang OR dengan 4 masukan (input)

    Keterangan : Merah bernilai : 0
                         Hijau bernilai : 1
                         Led Hitam : tidak menyala 
                         Led Kuning : menyala 

contoh : 

Kesimpulannya : jika keempat inputnya bernilai 0 maka outputnya tidak menyala atau bernilai 0

contoh : 
Kesimpulannya : jika salah satu inputnya bernilai 1 maka outputnya menyala atau bernilai 1

contoh :
Kesimpulannya : jika keempat inputnya bernilai 1 maka putputnya menyala atau bernilai 1



Gerbang AND 

1. Gerbang AND dengan 2 masukan (input)

    Keterangan : Merah bernilai : 0
                          Hijau bernilai : 1
                          Led Hitam : tidak menyala
                          Led Kuning : menyala 

contoh : 
Kesimpulannya : jika kedua nilai inputnya bernilai 0 maka outputnya tidak menyala atau tetap bernilai 0 

contoh :
Kesimpulannya : jika salah satu inputnya ada yang bernilai 1 maka outputnya tetap tidak menyala atau tetap bernilai 0
Kesimpulannya : jika kedua inputnya bernilai 1 maka outputnya menyala atau akan bernilai 1



2. Gerbang AND dengan 3 masukan (input)
   
   Keterangan : Merah bernilai : 0
                        Hijau bernilai : 1
                        Led Hitam : tidak menyala 
                        Led kuning : menyala 


contoh : 
Kesimpulannya : jika ketiga input bernilai 0 maka outputnya tidak menyala atau tetap bernilai 0


contoh:

Kesimpulannya : jika ada salah satu inputnya bernilai 1 maka outputnya tetap tidak menyala atau tetap bernilai 0


contoh :


Kesimpulannya : jika ketiga input bernilai 1 maka outputnya akan menyala atau akan bernilai 1



3. Gerbang AND dengan 4 masukan (input) 

    Keterangan : Merah bernilai : 0
                         Hijau bernilai : 1
                         Led Hitam : tidak menyala
                         Led kuning : menyala 

contoh :
Kesimpulannya : jika semua inputnya bernilai 0 maka outputnya tidak menyala atau tetap bernilai 0

contoh:



Kesimpulannya : Jika salah satu dari inpunya bernilai 1 maka outpunya tetap tidak menyala atau tetap 


contoh : 

Kesimpulannya : jika keempat inputnya bernilai 1 maka outputnya akan menyala atau akan bernilai 1




    






















Kamis, 05 September 2019

Software Pengolah kata dan pengolah angka


Software pengolah kata dan pengolah angka

A.   Mengevaluasi paragraf

           Dalam satu paragraph terdapat beberapa bentuk kalimat yang terdiri atas kalimat pengenal, kalimat utama (kalimat topik), kalimat penjelas, dan kalimat penutup. kalimat – kalimat tersebut terangkai menjadi satu kesatuan yang dapat membentuk suatu gagasan . kalimat utama (topik) diterjemahkan sebagai suatu kalimat pokok atau gambaran umum tentang ide yang ingin disampaikan, sedangkan kalimat penjelas diterjemahkan sebagai suatu gambaran rinci dari ide yang akan disampaikan .

Ciri-ciri Paragraf :

  • No
                                                                   Ciri-ciri yang dimiliki
    1.
    Kalimat pada baris pertama terletak agak dalam dan jarak lima ketukan spasi untuk jenis karangan yang biasa. Kalimat pada baris selanjutnya biasanya lebih maju dari kalimat pada baris pertama .
    2.
    Paragraf memiliki dua jenis kalimat berupa  kalimat utama dan kalimat penjelas .
    3.
    Sebuah paragraf biasanya memakai satu kalimat utama dan beberapa kalimat penjelas .


·        Jenis-jenis Paragraf

          Paragraf dikinal juga dengan sebutan alinea, karangan yang singkat, dan panuangan ide dari penulis melalui beberapa kalimat berkaitan yang memiliki satu tema. Paragraph identic dengan suatu kumpulan dari kesatuan pikiran yang kedudukannya lebih tinggi serta lebih luas dari pada kalimat . selain itu, paragraph dapat diartikan sebagai bagian dari sebuah karangan yang terdiri atas beberapa kalimat yang berisikan tentang informasi dari penulis untuk pembaca dengan pikiran utama sebagai pusatnya dan juga pikiran penjelas sebagai pendukungnya.
Pengetahuan tentang berbagai jenis teks paragraph, yaitu deskriptif, naratif, argumentasi, persuasive, dan sebagainya diperlukan agar seseorang mampu membuat tulisan terkait dengan ideyang diperoleh dan dalam rangka mengomunikasikannya kepada orang lain .
    
          Baris pertama lebih kedalam . permgertian paragraf adalah merupakan suatu   kumpulan suatu kesatuan . pikiran yang lebih tinggi serta lebih luas dari pada kalimat, atau definisi paragraf adalah bagian yang berasal dari suatu karangan yang terdiri dari sejumlah kalimat, yang isinya mengungkapkan satuan informasi atau kalimat dengan pikiran utama sebagai  pengendaliannya dan juga pikiran penjelas sebagai pendukungnya .

·        Beberapa fungsi dari paragraf :

1.     Fungsi: untuk memudahkan menulis dan membaca
Keterangan: hal ini bermakna  memudahkan penulis dalam menyusun gagasannya dan untuk memudahkan pembaca dalam memahami gagasan dai penulis .

2.     Fungsi: untuk memudahkan pengendalian variabel
Keterangan : hal ini bermakna bahwa pengarang lebih mudah dalam mengendalikan variabel, terutama pada karangan yang terdiri aras banyak variabel .

3.     Fungsi: mengekspresikan gagasan yang tertulis
Keterangan : mengekspresikan gagasan disini ialah memberikan bentuk suatu pikiran dan juga persaan kedalam rangakaian kalimat yang tersusun sehingga membentuk suatu kesatuan .

4.     Fungsi: memudahkan pengembangan topik
Keterangan: hal ini bermakna dalam mengembangkan sebuah karangan kedalam bentuk pemikiran yang lebih  kecil .

5.     Fungsi: untuk menandai peralihan gagasan baru
Keterangan: hal ini bermakna sebuah karangan yang terdiri beberapa paragraf memiliki beberapa ide atau gagasan ide atau gagasan tersebut terletak dimasing-masing paragraf , dengan demikian jika anda membuat paragraf  baru, anda juga membuat gagasan baru .

· Jenis-jenis paragraf  baru jika ditinjau dari isinya dibedakan menjadi beberapa bagian sebagai berikut:

a.     Paragraf  deskriptif
Kata deskriptif berasal dari  bahasa latin discribere yang berarti gambaran, perincian, atau pembeberan . dengan demikian , paragraf deskriptif identic dengan paragraf yang melukiskan atau mengambarkan sesuatu dengan tujuan agar pembaca seakan-akan bias melihat, mendengar, atau merasakan sendiri semua yang ditulis oleh penulis. Penulis deskriptif harus merinci objek dengan kesan, fakta, dan citraan untuk mencapai kesan yang sempurna .
Penulis deskriptif berusaha melukiskan objek dengan sejelas jelasnya, karena seluruh pancaindranya dalam keadaan aktif dan peka. Ia berusaha menyajikan perincian sedemikian rupa sesuai dengan pengalaman-pengalaman faktualnya. Dalam sebuah karya narasi rekaan (karya fiksi) , deskriptif  juga bersifat fiktif sehingga mampu menghidupkan cerit. Sementara dalam karya yang berbentuk argumentasi, deskriptif digunakan secara efektif untuk lebih menyakinkan pembaca.

b.    Paragraf  argumentatif
Paragraf  argumentative identik dengan paragraf yang terdiri ata paparan alasan dan  sintesis pendapat untuk membangun suatu kesimpulan. Paragraph argumentative ditulis dengan maksud untuk memberikan alasan, untuk memperkua atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau  gagasan.

c.      Paragraf  naratif
Pada paragraph naratif terdpat serangkaian peristiwa dalam satu ururan waktu, dimana dalam kejadian tersebut terdapat tokoh yang menghadapi suaru konflik.



Rabu, 28 Agustus 2019

Tutorial data siswa

 
TUTORIAL PEMBUTAN DATA SISWA DARI NETBEANST

   Pertama memasuki aplikasi netbeans


kemudian tekan file dan memilih new objects


Setelah memilih  new project , kemudian pilih categoriesnya Java With Maven dan projectsnya Java Application 


      Setelah itu tekan next , kemudian muncul gambar seperti ini ketik seperti contoh dibawah ini dan klik finish 



     Setelah itu klik menu file dan memilih new file . kemudian pilih categories java dan file types  Java Main Class lalu klik next seperti contoh dibawah ini :


  Lalu isi HelloTeman seperti contoh  dan perhatikan huruf kecil besar agar tidak terjadi  kesalahan , dan klik finish


setelah masuk , kemudian kita menulis package yang di awali huruf besar 
ketika kita akan memberika komentar tentang apa yang kita buat atau disebut single-line comments kita harus mengawali dengan // dan penulisan multi line diawali dengan tanda /* dan pada akhir kalimat diakhiri dengan tanda */

dan kita membuat seperti berikut : 
komentar 
System.out.println (nama siswa)
komentar
System.out.println (nisn)
komentar
System.out.println (kelas)
komentar 
System.out.println (jurusan)
komentar
System.out.println (sekolah)

Maka akan jadi seperti contoh ini :

Setelah dibuat seperti berikut lalu pilih Run dan memilih Run project dan hasilnya akan seperti ini ; 



 Dan sukses contoh pembuatan data siswa 










Sabtu, 24 Agustus 2019

Gerbang Logika


Gerbang Logika

A.      Pengertian gerbang logika

Computer merupakan sebuah kalkulator modrn yang dapat deprogram untuk melakukan operasi logika dan aritmetika otomatis. Prinsip dasar CPU sebenarnya adalah rangkaian gerbang logika yang bertugas memanipulasi masukan data (input) menjadi sebuah bentuk keluaran data (output) tentukan. Hasil input dan output data merupakan  true (1) dan false (0) .
Gerbang logika adalah sebuah balok , sirkut , atau rangkaian dasar digital yang berfungsi mengolah setiap masukan (input) dan keluaran (output) data digital yang berupa 0 dan 1 .
jenis output data yang dihasilkan sangat bergantung pada jenis input data dan gerbang logika itu sendiri yang dapat digambarkan dengan table yang disebut “tabel kebenaran” (truth table) . pada dasarnya , gerbang logika hanya mengenal 3 operasi dasar , yaitu NOT (inverter) , AND , dan OR. Ke3 operasi dasar gerbang logika tersebut dapat dikembangkan lagi menjadi beberapa operasi  , seperti NOT AND (NAND) , NOT OR (NOR) , Exclusive OK (XOR) , dan Exclusive NOT OR (XNOR).

B.      Gerbang logika OR

Sebuah operasi logika OR akan menghasilkan potensional keluaran tinggi (high) yang bernilai 1. sebagai contoh jika terdapat 2 masukan data A,B dan X adalah nilai keluarnya , rumus pengoperasiannya dapat digambarkan sebagai berikut :

  X = A OR B atau  X = A + B
 



Persamaan gerbang boolean gerbang logika OR terhadap dua masukan data dapat dilihat pada tabel kebenaran dengan dua masukan berikut :

A
B
X = A+B
0
0
0
0
1
1
1
0
1
1
1
1



        



Kesimpulan: bahwa pengoperasian gerbang logika OR akan menghasilkan nilai keluaran true, jika ada salah satu input data bernilai true. simnol gerbang OR ditunjukkan pada berikut  :


analog gerbang logika OR dengan 2 masukan data dapat di lihat pada rangkaian elektronik berikut :
1.       Rangkaian elektrinika yang berarti di atas 2 sekelas yang tersususn parallel dengan output berupa lampu
2.       Saklar A ( mewakili input data A ), ketika di nyalakan ( bernilai True ), lampu akan menyala.
3.       Saklar A dan B ( Mewakili input data A dan B ) , Ketika dinyalakan ( keduanya bernili True ), lampu akan tetap menyala .

Jika pada gerbang logika OR terdapat tiga masukan ( input ) data A,B dan C. Nilai karena (Output) X pada tebel kebenarannya adalah sebagai berikut :

A
B
C
X=A+B+C
0
0
0
0
0
0
1
1
0
1
0
1
0
1
1
1
1
0
0
1
1
0
1
1
1
1
0
1
1
1
1
1


 C.   
Gerbang Logika AND

Gerbang logika AND dapat memiliki 2 atau lebih nilai masukan  ( input ) dengan sebuah nilai keluaran ( output ) gerbang AND akan menghasilkan nilai keluaran True . sebagai contoh , jika nilai masukan ( input ) adalah A dan B , nilai keluran ( Output ) X dapat di gambarkan dengan rumus sebagai berikit :

X = A AND B atau X = AB atau X = AB

Hasil keluran operasi dasar 2 nilai masukan menggunakan gerbang AND dapat dilihat pada tebel kebenaran berikut :

A
B
X=AB
0
0
0
0
1
0
1
0
0
1
1
1

Simbol gerbang AND dengan dua nilai masukan ( input ) adalah sebagai berikut :

                                 


Lampu on adalah tanda keluar berpotensional tinggi ( high voltage ) atau bernilai true .Lampu menyalakan merupakan tanda keluaran ( output berpotensional tinggi ( high voltage ). Atau bernilai true.

Lampu on adalah tanda keluar berpotensional tinggi ( high voltage ) atau bernilau true .Lampu menyalakan merupakan tanda keluaran ( output ) berpotensional tinggi ( high voltage ). Atau bernilai true.

D.      Gerbang logika NOR (NOT OR)

Gerbang logika NOT  / Inventer merupakan gerbang logika yang hanya dapat menerima sebuah nilai masukan  ( input ) dan menghasilkan sebuah keluaran ( output ).
Jika terdapat sebuah nilai masukan  ( Input ) data A memasukan gerbang NOT , akan menghasilkan nilai keluaran ( output ) X yang merupakan kebalikan dari A , sebagai berikut :
                                  

   X = NOT A atau X = A


Tebel kebenaran untuk menguji nilai input data menggunakan gerbang logika NOT adalah sebagai berikut  :

A
                                                                                                                                      X = A
0
1
1
0

 
E.      Gerbang logika NOR (Not Or)

kombinasi gerbang logika OR dan NOT menghasilkan sebuah sistem gerbang logika baru, yaitu gerbanglogika NOT OR atau NOR . jika terdapat dua nilai input data A dan B dan nilai output x, keluaran (output) yang dihasilkan adalah  X persamaan tersebut dapat dituliskan  sebagai berikut : 

    



 
                                     X = A + B



A
B
                                                                                          X = A + B
0
0
1
0
1
0
1
0
0
1
1
0






·         Dalam mendesain atau menggambar gerbang logika NOR , anda dapat menggunakan symbol berikut :
Ø  Gabungkan simbol gerbang logika OR dengan gerbang logika NOT 

Ø  Simbol gerbang logika NOR



F.      Gerbang logika NAND (NOT AND)

Gerbang logika yang mengobinasikan fungsi NOT  dan AND akan membentuk karakterristik baru yang di sebut gerbang logika NAND atau NOT AND .