Sabtu, 24 Agustus 2019

Gerbang Logika


Gerbang Logika

A.      Pengertian gerbang logika

Computer merupakan sebuah kalkulator modrn yang dapat deprogram untuk melakukan operasi logika dan aritmetika otomatis. Prinsip dasar CPU sebenarnya adalah rangkaian gerbang logika yang bertugas memanipulasi masukan data (input) menjadi sebuah bentuk keluaran data (output) tentukan. Hasil input dan output data merupakan  true (1) dan false (0) .
Gerbang logika adalah sebuah balok , sirkut , atau rangkaian dasar digital yang berfungsi mengolah setiap masukan (input) dan keluaran (output) data digital yang berupa 0 dan 1 .
jenis output data yang dihasilkan sangat bergantung pada jenis input data dan gerbang logika itu sendiri yang dapat digambarkan dengan table yang disebut “tabel kebenaran” (truth table) . pada dasarnya , gerbang logika hanya mengenal 3 operasi dasar , yaitu NOT (inverter) , AND , dan OR. Ke3 operasi dasar gerbang logika tersebut dapat dikembangkan lagi menjadi beberapa operasi  , seperti NOT AND (NAND) , NOT OR (NOR) , Exclusive OK (XOR) , dan Exclusive NOT OR (XNOR).

B.      Gerbang logika OR

Sebuah operasi logika OR akan menghasilkan potensional keluaran tinggi (high) yang bernilai 1. sebagai contoh jika terdapat 2 masukan data A,B dan X adalah nilai keluarnya , rumus pengoperasiannya dapat digambarkan sebagai berikut :

  X = A OR B atau  X = A + B
 



Persamaan gerbang boolean gerbang logika OR terhadap dua masukan data dapat dilihat pada tabel kebenaran dengan dua masukan berikut :

A
B
X = A+B
0
0
0
0
1
1
1
0
1
1
1
1



        



Kesimpulan: bahwa pengoperasian gerbang logika OR akan menghasilkan nilai keluaran true, jika ada salah satu input data bernilai true. simnol gerbang OR ditunjukkan pada berikut  :


analog gerbang logika OR dengan 2 masukan data dapat di lihat pada rangkaian elektronik berikut :
1.       Rangkaian elektrinika yang berarti di atas 2 sekelas yang tersususn parallel dengan output berupa lampu
2.       Saklar A ( mewakili input data A ), ketika di nyalakan ( bernilai True ), lampu akan menyala.
3.       Saklar A dan B ( Mewakili input data A dan B ) , Ketika dinyalakan ( keduanya bernili True ), lampu akan tetap menyala .

Jika pada gerbang logika OR terdapat tiga masukan ( input ) data A,B dan C. Nilai karena (Output) X pada tebel kebenarannya adalah sebagai berikut :

A
B
C
X=A+B+C
0
0
0
0
0
0
1
1
0
1
0
1
0
1
1
1
1
0
0
1
1
0
1
1
1
1
0
1
1
1
1
1


 C.   
Gerbang Logika AND

Gerbang logika AND dapat memiliki 2 atau lebih nilai masukan  ( input ) dengan sebuah nilai keluaran ( output ) gerbang AND akan menghasilkan nilai keluaran True . sebagai contoh , jika nilai masukan ( input ) adalah A dan B , nilai keluran ( Output ) X dapat di gambarkan dengan rumus sebagai berikit :

X = A AND B atau X = AB atau X = AB

Hasil keluran operasi dasar 2 nilai masukan menggunakan gerbang AND dapat dilihat pada tebel kebenaran berikut :

A
B
X=AB
0
0
0
0
1
0
1
0
0
1
1
1

Simbol gerbang AND dengan dua nilai masukan ( input ) adalah sebagai berikut :

                                 


Lampu on adalah tanda keluar berpotensional tinggi ( high voltage ) atau bernilai true .Lampu menyalakan merupakan tanda keluaran ( output berpotensional tinggi ( high voltage ). Atau bernilai true.

Lampu on adalah tanda keluar berpotensional tinggi ( high voltage ) atau bernilau true .Lampu menyalakan merupakan tanda keluaran ( output ) berpotensional tinggi ( high voltage ). Atau bernilai true.

D.      Gerbang logika NOR (NOT OR)

Gerbang logika NOT  / Inventer merupakan gerbang logika yang hanya dapat menerima sebuah nilai masukan  ( input ) dan menghasilkan sebuah keluaran ( output ).
Jika terdapat sebuah nilai masukan  ( Input ) data A memasukan gerbang NOT , akan menghasilkan nilai keluaran ( output ) X yang merupakan kebalikan dari A , sebagai berikut :
                                  

   X = NOT A atau X = A


Tebel kebenaran untuk menguji nilai input data menggunakan gerbang logika NOT adalah sebagai berikut  :

A
                                                                                                                                      X = A
0
1
1
0

 
E.      Gerbang logika NOR (Not Or)

kombinasi gerbang logika OR dan NOT menghasilkan sebuah sistem gerbang logika baru, yaitu gerbanglogika NOT OR atau NOR . jika terdapat dua nilai input data A dan B dan nilai output x, keluaran (output) yang dihasilkan adalah  X persamaan tersebut dapat dituliskan  sebagai berikut : 

    



 
                                     X = A + B



A
B
                                                                                          X = A + B
0
0
1
0
1
0
1
0
0
1
1
0






·         Dalam mendesain atau menggambar gerbang logika NOR , anda dapat menggunakan symbol berikut :
Ø  Gabungkan simbol gerbang logika OR dengan gerbang logika NOT 

Ø  Simbol gerbang logika NOR



F.      Gerbang logika NAND (NOT AND)

Gerbang logika yang mengobinasikan fungsi NOT  dan AND akan membentuk karakterristik baru yang di sebut gerbang logika NAND atau NOT AND .







Tidak ada komentar:

Posting Komentar